WARNET NOSTALGIA

Hai.. sebelumnya saya mau ngucapin selamat hari ibu, semoga ibu aku dan ibu-ibu di dunia ini selalu memberikan hal yang terbaik untuk anak dan keluarganya.

Hari ini tanggal 22 Desember 2014, hari ini aku ga kerja, males, tadi pagi ujan, yang ada saya malah pergi jalan-jalan, bukan ga ada tujuan, ada sih ada yaitu ke kantor pos, tapi kan bentar doang abis itu males kemana-mana, pulang males, ke rumah temen kejauhan, mau ke SMA dulu ga ada orang dan ga ada temen, mau ke taman kota masih sepi.. jalan.. jalan.. jalan.. pake motor deng, ga jalan hahahahahahh. Triiiiiiing, aku ada ide buat ke warnet yang dulu biasa aku trongkongin sama temen-temen se-genk GUNJRET aku, kadang 1 bilik bisa 3 orang saking ga punya duitnya tapi lagi keranjingan facebook.

Aaaaaaaaaaahhhh,, suasananya ga berubah, tetap berisik sama kaya dulu, tetap gitu-gitu aja posisi komputernya, lagu di winampnya tetep itu juga cuma ditambahin, cuma bedanya, sekarang yang jaga warnet udah nikah,  earphone nya yang ngeluarin suara cuma yang sebelah kanan, aku sendirian di bilik warnet ini, nginget yang dulu kami ketawain di facebook, dengan banyaknya masalah yang sekarang aku fikirin sendiri, dan ga mungkin aku share disini, yang ada ntar dilirik sama novelis dan diangkat deh cerita suram aku hahahaahhahah..

udah ah capek ngetik, bye !!!

Iklan

FF – My Tale Story

Author

FB : www.facebook.com/em.j.kaluku

Twitter : www.twitter.com/emmaKyu9388

Instagram : http://www.instagram.com/eemmamama

Title : My Tale Story

Genre : Romance

Cast : Kim Jongwoon ( Yesung ) – Cho Kyuhyun – Lee Donghae – Lee Hyema (OC)

Disclaimer : This Fanfic is original story of mine, happy reading ^^~

Aku melangkahkan kaki ku menuju pintu rahasia itu lagi setelah 10 tahun aku meninggalkan rumah ini, rumah sederhana yang menyimpan sejuta misteri yang tidak terfikirkan oleh orang ber IQ tinggi sekalipun. Ini rahasia ku, tidak ada seorang pun yang tahu aku menyimpan sebuaaah, ah aku juga tidak tahu ini nyata atau hanya imajinasi ku, tapi heei, umurku sudah 20 tahun, bukan umur yang tepat jika aku masih tinggal di dunia khayalku. Perlahan namun pasti ku buka daun pintu tua bercat putih gading bergaya minimalis itu, semilir angin berbau pohon pinus menerbangkan beberapa helai rambutku, saat pintu sudah mulai terbuka sedikit, terbersit kenangan masa laluku kepada seorang lelaki yang berparas indah menyejukkan hati, senyumannya, tatapan matanya, aku menundukkan kepalaku seraya mengingat-ngingat janji terakhirnya sebelum aku pergi dari rumah ini, “Hei cantik, aku akan selalu disini menunggumu, meskipun kau tidak mengenaliku lagi, bahkan jika kelak kau melupakanku, aku akan tetap disini menunggumu.” Aku menghentikan laju tanganku yang tanpa kusadari sudah membuka hampir setengah bagian dari pintu ini. Tunggu, khayalan masa kecil macam apa yang hingga kini aku percayai ?? aku kembali menutup pintu tanpa melepaskan tanganku dari handle nya, ini hanya sebuah pintu belakang rumah biasa, namun dari pintu ini terkadang aku mendapat gambaran seolah aku berada di dalam negeri dongeng. Aku kembali membulatkan tekadku untuk kembali membuka pintu ini. “klek” aku membukanya tanpa membuka mataku, bau pohon pinus, angin semilir lagi, aku takut jika semua yang ku rasakan ini hilang saat aku membuka mataku. “Kau tambah cantik saja.” sahut pria yang ada dibalik pintu itu dan kontan membuatku membuka mata, senyumannya, tatapan matanya, masih sama seperti 10 tahun yang lalu, dan suasana seketika menjadi hening, bisu, tenang, damai dan “hyema.. hyema.. yaak Lee Hyema-ssi”

“cut.. cut.. cut.. ada apa denganmu haaa ??”

“Jeosunghamnida jeosunghamnida aku lupa dengan dialogku setelah ini, jeosunghamnida !!” seketika aku langsung mengerjap-ngerjapkan mataku dan membungkukkan badanku seraya melihat ke sutradara yang sedang meneriakiku di seberang sana. Aish sial, wajah itu selalu saja membuatku lupa dialog !!

“Aku ingin istirahat 10 menit, ada apa denganmu anak baru ?? tidak pernah melihat wajah tampan sepertiku ?” haaah, bisa-bisanya dia berkata seperti itu, aku mau saja menendang bokongnya saat ia berbalik arah meninggalkan ku seperti orang bodoh di tengah-tengah lokasi syuting yang dipenuhi kru berlalu lalang. Well jika menurut kalian aku ada di negeri dongeng, itu salah besar, negeri dongeng itu tidak ada, itu hanya cerita pengantar tidur yang selalu diceritakan oleh ibuku sebelum aku tidur, seorang putri yang selalu disiksa dan endingnya selalu mendapatkan seorang pangeran yang tampan ciih, bullshit, hidup tidak sesederhana itu. Namaku Lee Hyema, aku artis yang baru saja debut dari SM Entertainment, umurku 22 tahun, ini hari pertama debutku sebagai seorang aktris, sekarang aku sedang membintangi sebuah video clip  Boa eonni yang didalamnya aku harus berdialog dengan lawan mainku, namanya Cho Kyuhyun, manusia paling.. paling.. aaaarh, bahkan aku tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata dan yaah tidak bisa dipungkiri kalau dia manusia yang diberikan wajah rupawan yang lebih dari manusia lain oleh tuhan. Kyuhyun adalah soonbae ku di SM Ent, kalian tau kan dia personil boyband terkenal itu, ya ya ya itu nama boybandnya, tidak perlu kusebutkan kalian pasti sudah tau.

5 menit telah berlalu, aku masih terpaku dengan dialog ku, tidak  panjang, hanya saja sulit bagiku untuk mengucapkannya ‘Cho Kyuhyun-ah, kau masih disini ? kau masih menungguku ? saranghae…!’ apalagi aku harus menatap matanya yang tajam itu, aiiish.

“Yaak, anak baru, ini sudah 7 menit, kau sudah menghapal bagianmu yang panjang itu ??” konsentrasiku pecah saat seorang namja datang sambil menyeruput kopinya dan langsung duduk disampingku.

“Lee Donghae-ssi” seruku spontan tanpa harus mengingat-ngingat siapa dia  “sejak kapan kau ada di sini ?” sambungku kemudian dan dia hanya tersenyum manis dan mengedipkan sebelah matanya padaku, astagaaaa.

“1 menit 40 detik lagi, ayo kita berlatih sebentar.” Donghae langsung meletakkan kopinya dan mulai memandangiku “palli, pandang mataku, jangan berkedip, perlahan rasakan aku adalah kekasihmu yang sudah lama tidak kau jumpai, bayangkan di sekelilingmu dedaunan berguguran, keluarkan semua emosimu dan ucapkan dialognya sekarang” aku masih memandangi matanya yang sendu itu, solah-olah aku tidak ingin melepaskan pandanganku dan..

“Lee Donghae-ssi, kau masih disini ? kau masih menungguku ? saranghae…!” aku masih menatap lekat mata itu, kali ini aku melihat mata yang memberiku kenyamanan seperti ini lagi.

“Hyung !! sedang apa kau disini ??” teriakan kyuhyun itu memecah kekagumanku pada sepasang mata yang kini telah berpaling dari mataku. “Hey, anak baru, istirahat sudah selesai, kita harus mengambil take  ulang, pastikan kau tidak salah mengucapkannya.” Ucapnya sembarangan sembari memainkan kertas script yang di robek-robeknya kecil-kecil kemudian meniupkannya kearahku, ‘ciih, seperti anak kecil’  umpatku dalam hati.

“Lee Donghae-ssi, terimakasih atas bantuanmu tadi” aku membungkukkan tubuhku sedikit tanpa melihat kearah namja yang disebelahnya itu.

“Gwaenchana, tapi, nanti jangan pakai namaku ya !!” aku tertawa kecil “arraseo!”

~o~o~o~

Bruuk~  aku merebahkan tubuhku di sofa saat aku baru saja tiba di apartemen kecil nan mungil ku ini. “Home sweet home…” teringat kembali kejadian saat berada di lokasi syuting “aissh~~” aku menutupi wajahku dengan bantal mengingat betapa bodohnya aku saat itu, tapi.. Donghae, hihii dia kembali membuatku tersenyum seperti ini lagi, lagi ya lagi, sebelumnya dia juga pernah membuatku tersenyum.

-flashback-

“1.. 2.. 3.. 1.. 2.. 3.. yaak Lee Hyema, gerakanmu itu salah ! perhatikan aku !” huuh, sombong sekali dia, bukankah dia juga baru-baru ini menjadi Lead Dance  setelah Hangeng oppa pergi ? tanganku sudah mau patah setelah berlatih 4 jam dan kini harus berlatih extra lagi bersama si gila Kyuhyun selama 1 jam !!

Sampai kemudian “Kyuhyun-ah, bukankah 2 jam lagi kau menjadi bintang tamu di Sukira ? mengapa masih berlatih sampai sekarang ?” aku menoleh dari mana suara itu berasal, yes !! itu Lee Donghae, dia menyelamatkan hidupku yes yes yes, seketika terbit sebuah senyum simpul dari bibirku.

“Arraseo, aku hanya tidak sabar melihat gerakan anak baru ini, makanya aku mengadakan kelas extra dengannya, bahkan gerakannya lebih parah dari octopus dance nya Yesung hyung!” apaaaaaa ??? dia membandingkanku dengan gerakan aneh nya Yesung ?? benar-benar tidak bisa didiamkan, aku sudah mengepalkan tanganku dan hendak berjalan kearahnya namun sebuah sentuhan tangan di pundakku meluruhkan semua amarahku pada Kyuhyun. “Kau sudah berlatih keras hari ini, pulanglah dan istirahat.” Senyumannya, aku tidak percaya kalau sekarang semua amarahku luruh berkat senyumannya, aku rasa aku harus menyimpan beberapa kekuatan magis dari senyumannya hihihi. “Khamsahamnida” hanya itu yang hanya bisa diucapkan bibirku sekarang.

Aku berjalan ke arah lokerku yang berjarak 3 ruang dari ruang latihanku. Masih terbayang senyum dan sentuhan Donghae di pundakku tadi sehingga membuatku tersenyum sendiri dan bruaaak  aku menabrak sebuah pintu yang masih terbuka “aaaaw, siapa yang membuka pintu dan tidak menutupnya kembali, huuh” aku menendang pelan pintu itu dan masih menggosok kepalaku. Aku memutuskan untuk melupakan kejadian di ruang latihan itu dan fokus terhadap jalan didepanku.

Sekarang aku tepat berdiri di depan lokerku, aku membukanya daaaan.. satu cup hot chocolate  dengan kertas berwarna sapphire blue bertuliskan ‘keep fighting’  berdiri indah disana, begitu seterusnya setiap hari rabu dan kamis saat aku selesai latihan ‘gerakanmu semakin bagus’  ‘jangan lupa minum vitamin ini’  pernah suatu saat dia memberikanku sebotol vitamin. ‘kau sudah semakin dekat dengan debutmu ^^’.

-flashback end-

Aku masih terduduk di sofa kecil barwarna soft cream dan mengeluarkan beberapa lembar kertas dari tasku. Aku memegangi dan membaca ulang kertas yang  bertuliskan kata-kata penyemangat saat aku menjadi trainy, daaan, yang terakhir ‘chukkae, aku dengar hari ini kau debut. ‘Mungkin kau tidak memerlukan kertas-kertas kecil ini lagi, lagipula aku juga tidak akan mengirimnya untukmu lagi, karena aku memiliki pekerjaan lain, kekeke~ sekali lagi chukkae !! ’  itu kertas terakhir yang diletakkannya di lokerku bersama hot chocolate hari ini. sampai sekarang aku juga belum mengetahui siapa yang meletakkan kertas-kertas ini, tapi kertas terakhir ini, berwarna putih, dan sepertinya hasil robekan dari script…. astaga !!!!! bukankah Kyuhyun memainkan kertas script tadi ? apa dia yang selama ini….

~o~o~o~

-2 bulan kemudian-

2 bulan berlalu tanpa secangkir hot chocolate  di lokerku, 2 hari berlalu setelah video clip  Boa eonni diunggah ke youtube dan para Netizen memuji aktingku dengan Kyuhyun, aku masih berdiri di atap gedung SM, menikmati semilir angin sambil berfikir apa semua ini ulah Kyuhyun, aku bingung, di kertas itu dia mengatakan tidak akan mengirimiku kertas lagi, apa karena dalam waktu dekat ini mereka mau ke luar negri lagi untuk konser Super Show 5 ?? “aaaaaaaaahhhh” aku teriak sambil mengacak-acak rambutku. Sudahlah, aku akan melupakan ini semua, aku mau pulang.

Aku kembali ke ruangan loker untuk mengambil tas ku, dan terkejutnya aku saat aku melihat seseorang yang sedang berdiri tepat di depan lokerku.

“nuguyaaa ??” aku langsung mendekatinya, namun aku tidak dapat melihat wajahnya karena tertutup oleh pintu loker. Perlahan ia menutup pintu loker sehingga aku dapat melihat wajahnya, aku melihatnya menggenggam sebuah hot chocolate, “Lee Donghe-ssi.. kau.. jadi selama ini k~” belum sempat aku melanjutkan perkataan ku, Donghae langsung menyelanya “Yesung hyung”

~o~o~o~

-di pintu gerbang asrama kemiliteran-

“Selamat pagi, kau ingin menjemput Kim Jong Woon ? silahkan tinggalkan identitasmu”

“Arraseo.” Aku langsung menginjak gas mobil ku ke dalam asrama militer Yesung, ya sekarang aku telah menjadi pacarnya, hari ini hari liburnya dan aku telah berjanji untuk makan malam dengannya dan juga ibunya Yesung di Mobit. Sebenarnya sampai sekarang aku bingung, mengapa selama ini dia mencintaiku secara sepihak, dan menyuruh teman-teman nya itu yang berhubungan denganku, hahaha, namun yang aku tau pasti, sekarang aku sangat menyayanginya, aah tidak, benar benar menyayanginya.

Oh iya, tentang negri dongeng, aku rasa, aku hidup didalamnya.

~~~~~END~~~~~

“Donghae-ah, tolong bantu aku… apa kau tidak merasa kasihan melihatku, suruh Kyuhyun menyudahi latihan hari ini !”

“Hyung, mengapa harus aku, kau saja!”

“Palli”

~~~~~

“Apa ?? mengapa kau bilang kalau octopus dance ku payah ??”

“Jadi aku harus bilang apa ? Kepala besar ?

“aissh, kau yaaak jangan lari !!

~~~~~

“Kyuhyunnie, ayolaah, letakkan ini di loker Hyema”

“Kalau ketahuan bagaimana ? aku baru bertengkar dengannya”

~~~~~

“Donghae-ah, cepat belikan vitamin untuk Hyema nanti aku bayar saat kau tiba di dorm”

“Kau harus bersumpah dulu !!!!”

~~~~~

“Yaaak, kalian berdua cepat ingat kata-kataku ini, aku tidak boleh lama-lama menelfon dari asrama, Yang penting isinya tentang keberhasilannya atas debutnya hari ini !!”

“Ahjussi !! pelan-pelan, aku baru merobek kertasnya !”

“Kau pakai kertas apa ? berwarna biru kan ?”

“Yaaaak, mau kami bantu atau tidak ???”

~~~~~

“Uri Donghae-ah,, sudah 2 bulan aku tidak mengirimi Hyema hot chocolate.”

“Lalu kau mau apa ?”

“Aish, kau pasti mengerti maksudku !”

~~~~~